Waspada! Ada Korban Salah Tagih Pinjaman Online Karena Selfie

penawaran pinjaman online

DuniaFintech.com – Di tengah keterpurukan ekonomi akibat pandemi COVID-19, semua orang berusaha mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhannya. Ada yang mengakses jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) untuk mendapatkan pembiayaan produktif, ada pula yang memilih pembiayaan konsumtif sambil mencari rejeki.

Di masa-masa sulit seperti ini, ada beberapa kasus penipuan fintech lending, atau pinjaman online yang memanfaatkan keadaan dan menyasar orang lain sebagai korban. Belum lama ini, seorang pegawai swasta di Solo, Jawa Tengah berinisial PW (29) menjadi korban operasi fintech loan.

Dalam keterangannya, PW langsung menerima tindakan kolektivitas atau penagihan atas pinjaman yang tidak pernah ia gunakan. Pinjaman sebesar Rp 1,94 juta dikumpulkan oleh petugas yang mendatangi rumahnya.

"Jum'at kemarin ada yang menjemput rumah saya, petugas tekfin ini. Tunggakan 1 juta untuk beli pulsa yang bahkan tidak dikirim ke nomor ponsel saya,"

Tindakan penagihan terjadi karena tidak ada respon dari nomor telepon yang dihubungi oleh pinjaman online tersebut. Diperkirakan nomor telepon yang didaftarkan pada layanan tersebut bukan milik PW.

Pelaku melakukan 6 kali pembelian kredit. Pelaku juga menggunakan foto KTP dan selfie milik PW untuk menggunakan layanan di fintech tersebut.

Baca juga:

  • Chatib Basri: Fintech Lending Bisa Jadi Pilar Pemulihan Ekonomi
  • Perbandingan Beberapa Instrumen Investasi Ini Dapat Memudahkan Pertimbangan Anda
  • Sudah Beralih ke Dompet Digital? Begini Cara Mengelolanya Agar Tidak Boros

Korban Pinjaman Online yang Salah

PW juga mencoba mengingat bahwa dirinya tidak pernah mengunggah foto KTP dan foto selfie pada layanan fintech pinjaman. Ia pun segera memberi tahu beberapa layanan tekfin di perangkatnya untuk menanggulangi berlanjutnya penipuan.

PW mengaku sempat memverifikasi berbagai layanan keuangan, seperti layanan debit dan sistem pembayaran elektronik.

"Saya sudah menghubungi manajemen fintech terkait dan mereka juga sudah menghubungi tim investigasi, kemarin tim investigasi juga menelepon dan menanyakan kronologisnya, sekarang sedang diproses,"

Sebagai korban salah invoice dari layanan pinjaman online, PW berpesan kepada seluruh penyelenggara untuk memperketat sistem keamanan, termasuk verifikasi data. Ia pun meminta masyarakat berhati-hati dalam mengunggah foto selfie saat menggunakan layanan tersebut.

WorldFintech / Fauzan

Pos Siaga! Ada korban tagihan pinjaman online yang salah karena selfie muncul pertama kali di dunia Fintech.