Turut Meningkatkan Iklusi Keuangan, LinkAja Berpartisipasi dalam BIK OJK 2020

LinkAja Berpartisipasi dalam BIK

Duniafintech.com – PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) selaku pemegang izin uang elektronik LinkAja mencatatkan kinerja positif di tengah pandemi. Kali ini LinkAja ikut serta dalam bulan inklusi keuangan 2020 BIK atau OJK. Hal ini dilakukan dalam rangka pemerataan inklusi atau cakupan akses keuangan yang merupakan salah satu solusi pemerataan kesejahteraan sosial.

Namun di Indonesia, faktanya masih banyak masyarakat yang belum memiliki literasi keuangan yang baik. Selain itu, akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal dan digital masih terbatas.

Memasuki bulan Oktober, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Kementerian / Lembaga, Industri Jasa Keuangan, dan pemangku kepentingan terkait secara serentak di seluruh Indonesia menggelar kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) bertema "Unite Inclusive Financial Action for Advanced Indonesia."

Dalam kesempatan tersebut, LinkAja mengikuti BIK sebagai uang elektronik nasional dengan peserta sekitar 300 orang dari kategori perbankan, pasar modal, asuransi, pembiayaan, pegadaian, fintech, dan e-commerce.

Uang elektronik milik negara ini kini memiliki lebih dari 57 juta pengguna terdaftar. Padahal pada Juni 2020 pengguna LinkAja baru memiliki 50 juta pengguna. Pengguna dapat menggunakan LinkAja sebagai alat pembayaran digital di lebih dari 600.000 pedagang lokal dan lebih dari 280.000 pedagang nasional di seluruh Indonesia. Termasuk 134 moda transportasi, lebih dari 500 pasar tradisional, lebih dari 14.000 mitra donasi digital, 1.600 e-commerce.

Baca juga:

  • Layanan LinkAja Syariah Memberikan Pelatihan untuk Usaha Kecil dan Menengah
  • LinkAja Syariah Bekerja Sama dengan Lintas Sektor untuk Dorong Perluasan Ekonomi Digital
  • LinkAja Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah Indonesia di Masa Pandemi

Managing Director LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan, “Sejak awal berdirinya, LinkAja memiliki tujuan besar untuk mendorong inklusi keuangan dan ekonomi, guna mewujudkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang maju dan sejahtera melalui perekonomian yang mandiri. Partisipasi LinkAja di BIK OJK kali ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk memberikan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, khususnya segmen unbanked dan underbanked yang selama ini belum tersentuh jasa keuangan. ”

Selain mengkampanyekan budaya menabung di berbagai sektor industri, kegiatan BIK 2020 juga bertujuan untuk mempublikasikan dan mengoptimalkan program literasi dan inklusi keuangan serta perlindungan konsumen, meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk atau jasa keuangan, mendorong pembukaan rekening, pemberian kredit atau pembiayaan, dan menggunakan produk atau layanan keuangan.

Selain itu, kegiatan ini juga digelar untuk mendukung terlaksananya program National Economic Recovery (PEN) yang digagas oleh Pemerintah untuk meminimalisir dampak pandemi Covid-19, serta membuka akses finansial ke berbagai lapisan masyarakat.

(WorldFintech / VidiaHapsari)

Postingan Juga Tingkatkan Inklusi Keuangan, LinkAja Partisipasi BIK OJK 2020 Tampil Pertama di Dunia Fintech.