Selain OVO, Pengguna Dompet Digital OY! naik Signifikan Selama Pandemi

OY! Pengguna Dompet Digital Naik signifikan

DuniaFintech.com – Di masa lalu, Presiden Direktur OVO mengklaim jumlah pengguna setara dengan perbankan. Selain itu, selama pandemi ini OY! Pengguna dompet digital naik signifikan. Ini membuktikan bahwa perkembangan ekonomi digital telah berkembang pesat di Indonesia. Karena itu, pemerintah hanya perlu menggunakan ekosistem digital sebagai upaya mendorong UMKM.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra menjelaskan bahwa instrumen uang elektronik mengalami pertumbuhan yang signifikan. Dia mencatat, sejak 2017-2019 pertumbuhan OVO mencapai 600%. Menariknya, instrumen keuangan ada di ranah fintech lebih mendominasi daripada perbankan.

Karena pencapaian ini, Karaniya mengatakan bahwa platform digital seperti OVO dapat sepenuhnya mendukung kinerja UMKM. Apalagi saat ini sudah tercatat sebanyak 550.000 pedagang UMKM telah dimasukkan ke dalam OVO.

"OVO juga mencatat pertumbuhan pengguna yang signifikan. Saat ini pengguna OVO setara dengan bank, bahkan lebih tinggi dari beberapa bank. Dengan demikian, pemerintah dan regulator dapat mengambil keuntungan dari industri ini." fintech untuk mendorong UMKM, karena ini adalah peluang. Sedangkan dari OVO, kami telah melakukan berbagai upaya untuk membantu UMKM, salah satunya adalah melalui penggunaan teknologi, "kata Karaniya.

Baca juga:

  • Strategi Sukses Penjualan Online dengan Untung Jutaan Rupiah, Harus Dicoba
  • Hikmah Pandemi, Go Digital, Pertumbuhan UMKM Terus Meningkat
  • Memahami Manfaat Pinjaman Online Jangka Panjang, Lihat Di Sini!

Di sisi lain, pengguna dompet digital OY! naik secara signifikan di tengah pandemi ini. OY mencatat peningkatan persentase rata-rata dalam bulan per bulan hampir 30% pada semester pertama tahun 2020. Peningkatan ini disebabkan oleh kebiasaan orang-orang yang telah beralih ke ranah digital. Peningkatan signifikan terjadi pada fitur transfer bank, isi ulang uang elektronik dan e-wallet, pembelian voucher game, hingga donasi.

Kepala Pemasaran OY! Sarah Azzahra Rilyadi mengatakan, "berdasarkan catatan internal pengguna OY! Juga meningkat. Jumlah pengguna naik 60% dibandingkan sebelum pandemi."

Melihat pertumbuhan ini, Sarah yakin di masa depan transaksi non tunai akan tumbuh sejalan dengan tren positif. Selain itu, masyarakat telah dididik untuk menjadi pemboros yang cerdas, terutama dalam situasi saat ini yang mengharuskan orang untuk mencari platform gratis dalam melakukan transaksi harian.

Peran OY! Pertumbuhan pengguna dompet digital Peningkatan signifikan ini tidak dapat dipisahkan dari generasi milenial. Karena itu, OY! menargetkan generasi muda milenium dan senior di kota-kota besar yang terbiasa menggunakan smartphone serta mobile banking, tetapi ingin hidup sebagai pembelanja yang pintar. Jadi, OY! Pengembangan fitur produk dan pemasaran akan selalu bergerak sesuai dengan kebutuhan pasar target.

(DuniaFintech / VidiaHapsari)

Posting Selain OVO, OY! Pengguna Dompet Digital Naik signifikan Selama Pandemi pertama yang muncul di Dunia Fintech.