Saham Intel Merosot Setelah Tunda Peluncuran Chip Generasi Terbarunya

Penurunan Saham Intel

DuniaFintech.com – Saham Intel menurun dibandingkan dengan pesaingnya di industri pembuatan chip pada perangkat komputer. Ini terjadi setelah Intel mengalami masalah dalam mengembangkan chip 7 nanometer mereka.

Saham Intel turun sekitar 15% setelah CEO perusahaan, Bob Swan mengungkapkan akan ada penundaan waktu dalam proses memproduksi chip generasi terbaru mereka selama 6 bulan dari jadwal yang telah ditentukan. Rencananya adalah chip 7 nanometer Intel akan dirilis pada akhir 2021.

Intel sendiri telah mendominasi beberapa dekade terakhir dalam membuat chip komputer dan server pribadi. Di sisi lain, kompetitornya, yaitu Advanced Micro Devices (AMD), mengalami peningkatan 15% dalam saham. Sementara itu, Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC), yang merupakan produsen semikonduktor pengecoran terbesar di dunia, mengalami peningkatan 12% dalam saham.

Saham Intel anjlok produsen peralatan manufaktur semikonduktor KLA Corp, Applied Materials, dan ASML Holdings turun antara 2% hingga 6%. Ini karena ada harapan bahwa Intel akan membangun dan meningkatkan lebih sedikit pabrik.

Sebagai produsen yang tidak kalah populer, Nvidia telah meningkat sebesar 1,1% dengan nilai saham US $ 252 miliar. Dengan begitu, Nvidia mengungguli Intel, yang hanya memiliki modal US $ 217 miliar.

Baca juga:

  • Harga Emas Dunia Mencapai US $ 1.900, Level Tertinggi Sejak 2011
  • Hancur Karena Kerusakan Klien, OJK Hentikan Operasi Jouska
  • Pemerintah Mendistribusikan Kredit Online untuk Satu Juta UMKM senilai Rp 4,2 T

Berbeda dengan tawaran AMD, laporan pasar saham hari ini mengatakan AMD untuk pertama kalinya dalam 15 tahun berhasil menyalip nilai saham Intel. Namun kali ini keberhasilannya bukan semata-mata bisnis AMD tetapi nilai saham Intel dilaporkan menurun. Nasib yang dialami Intel disebabkan oleh proses produksi yang terkendala sehingga menyudutkan posisi mereka dalam persaingan CPU.

Dikutip dari MarketWatch, perbedaannya sangat tipis, nilai saham AMD disebut USD61.79 sedangkan Intel di angka USD61.57 ketika pertama kali diumumkan tadi malam, dikutip dari Tom's Hardware. Meski begitu, nilai perusahaan Intel masih lebih tinggi yaitu USD260,79 miliar sementara nilai AMD adalah USD72,43 miliar.

Masih momentum ini membuat AMD terlihat lebih menjanjikan di mata investor. Bagi CEO AMD, Dr. Lisa Su, masalah ini semakin membuat kepemimpinannya dipuji. AMD mengklaim banyak pemisahan tumbuh pesat dan menjadi pesaing serius bagi Intel dan NVIDIA sejak Lisa Su memegang.

(DuniaFintech / Drean M.I)

Pos Saham Intel Turun Setelah Menunda Peluncuran Chip Generasi Baru muncul pertama kali di Fintech World.