PSBB diberlakukan kembali? Bagaimana Pelayanan Fintech Berjalan?

PSBB diaktifkan kembali

DuniaFintech.com – Dengan kondisi terkini terkait COVID-19, PSBB telah diaktifkan kembali. Pembatasan sosial berskala besar ini diharapkan bisa mengurangi penyebaran virus COVID-19. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan keputusan penerapan PSBB kembali berlaku total untuk Jakarta, karena tiga indikator yaitu angka kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ruang ICU khusus Covid-19 serta angka kasus positif di Jakarta. .

Baca juga:

  • Situs Penghasil Bitcoin Gratis 2020 Terbukti Tanpa PHP
  • Pinjam Uang KTP Saja Tanpa Slip Gaji, Ini Dia Tempatnya!
  • Tips Belajar Saham Pemula Ini Dapat Membuat Anda Untung!
  • Butuh Pinjaman Uang Mendesak? Periksa Beberapa Pinjaman Ini
  • Fintech Illegal 2020, Berikut adalah Daftar Perusahaan

11 kegiatan bisnis penting yang diperbolehkan untuk beroperasi adalah:

  • Kesehatan
  • Bahan makanan / makanan / minuman
  • Energi
  • Teknologi komunikasi dan informasi
  • Keuangan
  • Logistik
  • Keramahan
  • Konstruksi
  • Industri Strategis
  • Jasa dasar, utilitas umum, dan industri yang ditetapkan sebagai objek vital nasional dan objek tertentu
  • Pemenuhan kebutuhan sehari-hari

Dari daftar di atas kita dapat melihat bahwa industri keuangan masih boleh beroperasi, oleh karena itu fintech sebagai bagian dari industri keuangan digital juga diperbolehkan beroperasi, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) mengedepankan beberapa kebijakan antara lain:

  1. Para pelaku industri fintech yang tergabung dalam Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) telah mengimbau pemerintah untuk melakukan penyesuaian operasional, termasuk kebijakan bekerja dari rumah (bekerja dari
    rumah).
  2. Namun penyesuaian pada kegiatan operasional ini tidak akan mengganggu pelayanan dan tidak akan menurunkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada konsumen.
  3. Semua layanan keuangan berbasis teknologi yang disediakan oleh anggota AFTECH, termasuk: Sistem Pembayaran Digital, Inovasi Keuangan Digital (IKD), Pinjaman Online, Equity Crowdfunding (ECF), dan Solusi Fintech Tetap Lainnya
    berjalan normal.

AFTECH percaya bahwa teknologi dapat membantu manusia dalam menjalankan aktivitas sesuai dengan kebutuhannya, meski harus bekerja secara terpisah dan jarak jauh. Tidsk hsnys, AFTECH juga kerap mengungkapkan bahwa platform fintech telah membantu masyarakat dalam bertransaksi dan mendapatkan bantuan akses finansial pada saat pandemi COVID-19 di Indonesia. Hal ini juga terlihat dari statistik Bank Indonesia (BI) dimana akumulasi penyaluran pendanaan melalui pinjaman online terus meningkat. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pada Juni 2020 jumlahnya mencapai Rp. 113,46 triliun, naik 153,23 persen dibandingkan bulan yang sama tahun lalu.

(WorldFintech / Dinda Luvita)

Pos PSBB dipulihkan? Bagaimana Cara Kerja Fintech Service? muncul pertama kali di Fintech World.