Proses Restrukturisasi Pinjaman Pada Pinjaman Online, Simak Penjelasannya

Proses Restrukturisasi Pinjaman pada Pinjaman Online

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi seperti sekarang, hampir semua nasabah kredit membutuhkan restrukturisasi. Ini tidak lepas dari peminjam (peminjam) di platform peminjaman teknologi keuangan peer-to-peer (fintech P2P). Lalu bagaimana proses restrukturisasi pinjaman untuk pinjaman online?

Terkait proses restrukturisasi pinjaman untuk pinjaman online, Tumbur Pardede, Ketua Divisi Humas dan Kelembagaan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), mengatakan keputusan hibah restrukturisasi ada pada pemberi pinjaman. Perusahaan pinjaman, kata dia, hanya menampung aspirasi peserta peminjam yang meminta penundaan pembayaran pinjaman.

“Pada dasarnya kami hanya mempertemukan keduanya, jadi kami tidak memberikan pinjaman. Kami hanya menyampaikan aspirasi masyarakat. peminjam, keputusan pembebasan atau restrukturisasi sepenuhnya berada di tangan para pemberi pinjaman, "Katanya beberapa waktu lalu.

Baca juga:

  • Situs penghasil Bitcoin gratis terlaris 2Fintech di Indonesia menurut OJK
  • Pinjam Uang KTP saja tanpa slip gaji, ini dia tempatnya!
  • Tips Belajar Saham Pemula Ini Dapat Membuat Anda Untung!
  • Butuh Pinjaman Uang Mendesak? Periksa Beberapa Pinjaman Ini
  • BRI Luncurkan 6 Produk Fintech Saat Pandemi? Ini ulasannya
  • Jangan Pinjam sembarangan, Pahami Pentingnya Pinjaman Online Terdaftar di OJK

Menurut Tumbur, para pemberi pinjaman sangat memahami kondisi sulit saat ini yang membuat peminjam kesulitan untuk membayar cicilan. Buktinya, dari data terakhir AFPI, realisasi restrukturisasi kredit seluruh pinjaman resmi sudah lebih dari Rp. 300 miliar.

"Para pemberi pinjaman sangat memahami kondisi pelaku usaha yang saat ini mengalami kesulitan dalam membayar tanggung jawabnya, ”imbuhnya.

Tumbur lebih lanjut mengungkapkan skema restrukturisasi yang bisa diberikan kepada peminjam. Program restrukturisasi dapat dilakukan dengan memperpanjang tanggal jatuh tempo yang ditentukan selama kontrak.

"Mereka (peminjam) diberikan keringanan dengan menunda jangka waktu jatuh tempo. Kalaupun terlambat membayar, mereka tidak akan dikenakan denda atau hal lain yang bisa memberatkan peminjam kami, "kata Tumbur.

(DuniaFintech / Drean M. Ikhsan)

Pasca Proses Restrukturisasi Pinjaman dalam Pinjaman Online, Lihat penjelasannya muncul pertama kali di dunia Fintech.