Mengajukan Fintech Pinjaman Online di Masa Pandemi, Solusi atau Bunuh Diri?

Fintech Pinjaman Online

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi Corona yang belum kunjung usai, banyak orang yang kehilangan pekerjaan hingga tabungannya habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Lalu banyak orang yang mencari cara alternatif untuk mengajukan pinjaman tekfin online karena persyaratannya yang mudah. Bagi pelaku usaha, kondisi serupa mungkin juga dihadapi. Pasalnya, tak sedikit sektor bisnis yang terpukul oleh virus corona. Tak heran jika banyak pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) yang akhirnya bangkrut.

Namun, sebelum mengajukan utang ke pinjaman tekfin online, sebaiknya rekap sumber pendapatan saat ini. Ini untuk mengetahui apakah Anda berpotensi melunasi utang. Jika Anda memiliki sumber pendapatan yang cukup untuk membayar cicilan, sebaiknya Anda mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan. Dalam pandemi seperti saat ini, apakah mengajukan pinjaman bisa menjadi solusinya? Atau hanya menambah masalah baru? ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan.

Bertujuan untuk Pinjaman Produktif

Anda mungkin sudah sering mendengar istilah hutang produktif dan konsumtif. Singkatnya, hutang produktif adalah hutang yang dapat memberikan nilai tambah. Sedangkan utang konsumen sebaliknya. Pasti Anda sudah tahu, jenis utang apa yang diperbolehkan?

Misal mau beli hp baru alangkah bijaknya jika tidak perlu berhutang. Lebih baik menabung dulu meski pembelian harus ditunda. Namun, jika ponsel ditujukan agar pekerjaan lebih optimal atau bahkan mendatangkan penghasilan baru, maka fasilitas cicilan 0 persen dari kartu kredit bisa digunakan. Tidak hanya menjadi pandemi, penting untuk menegaskan kembali tujuan mengambil pinjaman.

Baca juga:

  • Kenali Fintech Pinjam Yuk, layanan penyedia pinjaman online yang terdaftar di OJK
  • Benarkah meminjam dari fintech itu ilegal, tidak perlu bayar cicilan? Inilah jawabannya
  • Deretan aplikasi pinjaman online terbaik ini bisa memberikan dana hingga 2 miliar untuk modal usaha

Pastikan Kondisi Keuangan Aman untuk Hutang

Namanya hutang yang harus dibayar. Oleh karena itu, Anda harus yakin memiliki cukup uang untuk membayar tagihan di kemudian hari. Misalnya, mengajukan pinjaman tekfin online untuk mengembangkan bisnis. Tujuannya bagus, karena bisa dikategorikan utang produktif. Namun, apakah Anda yakin bisa membayar cicilan pinjaman setiap bulan secara rutin?

Untuk mengetahui hal ini, seseorang harus menghitung dengan cermat anggaran keuangan. Lakukan financial check up untuk menghitung potensi keuntungan dari bisnis yang dijalankan. Jika demikian, hitung apakah cicilan pinjaman yang ingin Anda ambil tidak melebihi 30 persen dari pendapatan. Jika tidak, maka Anda bisa melanjutkan ke pertimbangan lebih lanjut. Namun jika setelah dihitung-hitung ternyata Anda akan kesulitan membayar cicilan, jangan sampai putus asa mencari masalah baru.

Penyedia Pinjaman Fintech Online Terdaftar dan Berlisensi di OJK

Sebelum mengajukan pinjaman, tentunya Anda harus memastikan penyedia jasa pinjaman tersebut aman dan terpercaya. Fitur termudah adalah lembaga tersebut terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Untuk melihat daftar perusahaan fintech pinjaman online, klik di sini.

Jangan lupa memperhitungkan biaya fasilitas pinjaman. Mulai dari bunga pinjaman, biaya administrasi, biaya provisi, hingga biaya keterlambatan. Sudah menjadi rahasia umum bahwa pinjaman online bisa diajukan dengan mudah dan cepat, bahkan dana bisa dicairkan dalam hitungan jam. Namun, sebagai konsekuensi dari kemudahan yang diberikan, Anda harus siap menanggung biaya pinjaman yang cukup besar.

Pinjaman online umumnya memiliki tingkat bunga harian mulai dari 0,5 persen hingga 1 persen per hari. Ya per hari. Dengan kata lain sekitar 15-30 persen per bulan. Jadi, bisa dikatakan rata-rata bunga pinjaman bank KTA dalam sebulan setara dengan bunga pinjaman online sehari.

Boleh saja mengajukan pinjaman di tengah pandemi. Namun sebelumnya, Anda dapat memikirkan solusi lain untuk mengamankan kondisi keuangan Anda. Misalnya dengan mengurangi pengeluaran atau meningkatkan pendapatan.

(WorldFintech / VidiaHapsari)

Posting Mengajukan Pinjaman Fintech Online di Saat Pandemi, Solusi atau Bunuh Diri? muncul pertama kali di Fintech World.