Kenali SMS Blasting Fintech Ilegal dengan Modus Penipuan, Begini Solusinya

Fintech ilegal

DuniaFintech.com – Ternyata, oknum tertentu menggunakan kemajuan teknologi untuk melakukan penipuan dengan berbagai cara, baik dengan mengirimkan SMS secara acak, menelepon langsung ke korban iming-iming pinjaman online maupun fintech ilegal melalui aplikasi yang bisa diunduh di play store.

Sasaran fintech ilegal ini biasanya adalah masyarakat yang sangat ingin mencari dana pinjaman, namun kurang informasi dan wawasan mengenai berbagai jenis pinjaman yang ada. Sudah banyak orang yang menjadi korban penipuan ini.

Oleh karena itu carilah informasi sebanyak-banyaknya untuk mengetahui ciri-ciri penipuan pinjaman agar Anda dapat waspada dan berhati-hati agar dapat terhindar dari penipuan ini. Berikut adalah karakteristik umum dari mode penipuan, yang meliputi:

Menerima SMS Tanpa Henti

Apakah Anda pernah menerima serangkaian penawaran pinjaman SMS atas nama seseorang dari bank atau lembaga keuangan tertentu? Waspadalah karena bisa jadi mode penipuan. Salah satu cara termudah yang dilakukan scammer adalah dengan memberikan penawaran yang menggiurkan dengan berbagai syarat mudah dan bunga rendah melalui SMS. Modus ini memang modus lama, namun masih sering digunakan karena masih efektif menjerat korban penipuan. Inilah beberapa di antaranya,

1. Menawarkan dana tanpa jaminan

Penawaran SMS dana tanpa agunan cenderung curang karena menyatakan tidak ada Cek BI. Sedangkan jika Anda berasal dari bank leasing atau official leasing harus melalui proses resmi dan tentunya melalui BI Checking. Jika Anda menanggapi, kemungkinan besar Anda akan diarahkan untuk mentransfer sejumlah uang ke rekening yang tidak jelas.

2. Penawaran Pinjaman Modal

Saat ini banyak orang yang berminat untuk memiliki usaha sendiri namun terkendala modal. Jika memang butuh modal, sebaiknya abaikan saja SMS yang bertuliskan “Butuh Modal? Jaminan BPKB ". Lakukan cara aman dengan mengajukan perbankan atau fintech yang terdaftar langsung di OJK dan mengambil jalur resmi daripada tertipu.

Baca juga:

  • Apakah ada penyedia layanan pinjaman tanpa bunga? Dengarkan jawabannya
  • Daftar Perusahaan P2P Lending
  • 3 Jenis Pinjaman Karyawan Kontrak yang Dapat Digunakan untuk Kebutuhan Darurat

Menerima Panggilan dengan Penawaran Menarik

Jebakan penipuan berupa penawaran pinjaman (fintech ilegal) juga kerap dilakukan melalui telepon atau telemarketing atas nama lembaga keuangan tertentu dan melakukan penawaran yang menggiurkan. Tawaran tersebut antara lain menyebutkan bahwa yang ditelepon adalah pelanggan prioritas yang mendapatkan penawaran khusus secara langsung.

Selain itu, para scammer biasanya memikat pelanggan dengan berbagai hadiah menarik dan juga rangkaian proses pengajuan yang mudah dan sangat cepat. Dalam penipuan pinjaman juga menawarkan untuk memberikan & # 39; Persetujuan Gratis & # 39; fasilitas dimana customer hanya perlu menjawab & # 39; ya & # 39; atau & # 39; setuju & # 39 ;, maka proses aplikasi akan diproses dan disetujui selama 2-3 hari menggunakan data pribadi pelanggan dan berbagai persyaratan pengarsipan lainnya yang tidak jelas asal usulnya.

Jika Anda terlalu banyak menerima SMS dan panggilan seperti di atas dan merasa direpotkan dengan mode fintech ilegal tersebut, Anda bisa membantu dengan melaporkannya ke Otoritas Jasa Keuangan melalui Contact Center OJK di 1-500-655 atau dengan mengirimkan Screen Abadikan SMS yang mengganggu melalui email [email protected]

Dengan melaporkan SMS penipuan terindikasi yang Anda terima, Anda membantu membekukan akun dari penipuan, sementara pada saat yang sama menghindari orang lain dari risiko penipuan serupa.

(WorldFintech / VidiaHapsari)

Postingan Kenali SMS Blasting Fintech Ilegal dengan Mode Fraud, Ini Solusinya Muncul Pertama Kali di Dunia Fintech.