Harga Emas Dunia Capai US$1.900, Level Tertinggi Sejak 2011

Harga Emas Dunia

DuniaFintech.com – Harga emas dunia telah melonjak ke level tertinggi dalam sembilan tahun terakhir, yaitu pada tahun 2011. Ini disebabkan oleh ketegangan geopolitik AS-Tiongkok yang telah mendorong permintaan akan aset investasi yang aman. Akibatnya harga emas naik 24% sepanjang tahun ini. Kondisi ekonomi yang digambarkan memasuki masa resesi hebat telah menyebabkan pelaku pasar mencari perlindungan melalui emas.

Selain itu, keberadaan pandemi yang berkepanjangan juga mempengaruhi harga emas dunia karena daya tarik investasi meningkat. Tidak hanya itu, pelemahan suku bunga dan penurunan nilai Dolar AS menjadikan emas sebagai opsi asuransi di tengah kondisi yang tidak menentu. Suku bunga rendah ditambah dengan inflasi jinak menempatkan suku bunga riil di AS di wilayah negatif. Pasokan besar dolar AS tidak hanya menghasilkan greenback telah melemah tetapi juga membawa risiko lain yaitu inflasi yang lebih tinggi.

Di dalam negeri, harga emas dunia Antam hampir menyentuh Rp1 juta per gram pada Kamis malam (24/7/2020). Antam Gold melonjak Rp. 000 / gram dari harga sebelumnya. Dikutip dari halaman logammulia.com, perincian berikut harga emas Antam di pasar spot, Emas batangan seberat 0,5 gram sebesar Rp522.000, berat 1 gram sebesar Rp984.000, berat 2 gram sebesar Rp1, 908.000, 3 gram sebesar Rp2.837.000, hingga 100 gram emas batangan di kisaran Rp92.612.000.

Baca juga:

  • Kapan Normal Baru Memiliki Kebiasaan Ngemil yang Sulit Dihilangkan? Atasi dengan ini
  • Hancur Karena Kerusakan Klien, OJK Hentikan Operasi Jouska
  • Game Rolls-Royce Rilis Terinspirasi oleh Koleksi Cryptos Wraith

Emas sebagai aset lindung nilai (lindung nilai) tentu saja inflasi mendapat berkah. Melemahnya dolar AS yang ditandai dengan penurunan indeks dolar membuat harga emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Di tengah ketidakpastian global yang sangat tinggi, orang cenderung ingin mengambil posisi emas.

Reuters melaporkan, Analis Standard Chartered, Suki Cooper mengatakan "lingkungan makro yang berkembang mendukung [harga] emas dengan indeks dolar yang melemah ke posisi terendah dua tahun dan suku bunga riil negatif turun lebih jauh. "

Sementara di sisi lain, perak turun 2,2 persen menjadi 22,52 dolar AS per ons, setelah mencapai level tertinggi hampir tujuh tahun pada awal sesi. Sementara paladium turun 0,2 persen menjadi 2.142,79 dolar AS per ons, dan platinum turun 1,1 persen menjadi 911,53 dolar AS per ons.

(DuniaFintech / Drean M.I)

Pos Harga Emas Dunia Mencapai US $ 1.900, Level Tertinggi Sejak 2011 muncul pertama kali di Fintech Dunia.