Fintech Pinjaman Ilegal Kembali Berkeliaran! Bagaimana Menyikapinya?

pinjaman fintech ilegal

DuniaFintech.com – Pinjaman fintech ilegal kembali meningkat seiring pandemi COVID-19. Laporan Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan, terdapat 126 pelaku jasa kredit keuangan berbasis teknologi yang beroperasi.

Sejak 2018 hingga September 2020, OJK telah menutup 2.840 penyelenggara yang tidak terdaftar. Dalam kasus terbaru, pelaku fintech pinjaman ilegal beroperasi dengan menawarkan layanan kredit melalui pesan teks.

Jonathan Bryan, Chief Marketing Officer KoinWorks menilai, menghindari potensi ancaman dan kerugian material dari pinjaman fintech ilegal adalah dengan memberikan edukasi keuangan yang tepat kepada masyarakat.

"Berbagai produk keuangan untuk pribadi dan pebisnis tidak pernah melakukan aktivitas pemasaran melalui SMS dengan maksud menawarkan pinjaman,"

Bryan menuturkan diperlukan pengetahuan tentang berbagai jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pihaknya selalu mengimbau masyarakat untuk mengecek status perizinan platform fintech di otoritas yang berwenang seperti OJK atau Bank Indonesia.

Baca juga:

  • BI: Bank Konvensional Yang Tidak Adopsi Perbankan Terbuka Akan 'Digusur'
  • Sebelum mulai berinvestasi dalam P2P lending, kenali dulu apa itu TKB90 dan TKW90
  • Tentang Aplikasi Alimama, Kupas Platform Investasi Secara Teliti Disini

Bagaimana Menghindari Pinjaman Fintech Ilegal

Seperti dijelaskan sebelumnya, OJK menjelaskan berbagai penyelenggara fintech ilegal menggunakan cara-cara yang menyalahi aturan.

Oleh karena itu hindari mengakses penawaran layanan melalui media yang meragukan dan dilarang oleh pemerintah seperti melalui SMS, Pesan langsung (DM) di media sosial, sarana komunikasi pribadi lainnya dan juga di situs internet tidak resmi.

Selain itu, masyarakat juga aktif memantau praktik fintech ilegal dengan melaporkan secara tanggap kepada penegak hukum jika menemukan layanan fintech yang mengganggu.

WorldFintech / Fauzan

Pinjaman Fintech Pasca Ilegal Kembali Meningkat! Bagaimana menanggapinya? muncul pertama kali di Fintech World.